√ Metamorfosis Kupu Kupu Beserta Proses dan Perilakunya

Metamorfosis Kupu Kupu Beserta Proses dan Perilakunya

Penjelasan mengenai metamorfosis kupu kupu tentunya sangat menarik apalagi ditambah dengan jenis dan contohnya. Nah, kali ini kita akan membahas tentang metamorfosis kupu kupu yang tentunya kita semua tahu jika hewan kupu-kupu sendiri adalah hewan

Penjelasan mengenai metamorfosis kupu kupu tentunya sangat menarik apalagi ditambah dengan jenis dan contohnya.

Nah, kali ini kita akan membahas tentang metamorfosis kupu kupu yang tentunya kita semua tahu jika hewan kupu-kupu sendiri adalah hewan yang memiliki keindahan yang tak tertandingi.

Karena menariknya hewan satu ini, tak sedikit orang-orang yang menjadikan kupu-kupu sebagai hewan peliharaan.

Untuk bisa menjadi kupu-kupu yang cantik, tentunya hewan ini harus melewati dulu proses metamorfosis. Proses metamorfosis yang ada pada kupu-kupu terbilang cukup lama dan panjang.

Sederhana saja, proses metamorfosis pada kupu-kupu ini melalui empat tahapan yang dimulai dari telur menjadi larva atau ulat, kepompong kemudian menjadi kupu-kupu.


Metamorfosis Kupu-Kupu


√ Metamorfosis Kupu Kupu Beserta Proses dan Perilakunya
rumus.co.id

Metamorfosis kupu-kupu adalah salah satu jenis metamorfosis yang sempurna yang dimulai dari telur. Kupu-kupu betina sangat pemilih saat ingin memilih tanaman yang dijadikan tempat untuk menaruh telur.

Alasan utama dari pemilihan tanaman ini adalah untuk mencari calon ulat daun yang disukainya karena tentu setiap kupu-kupu punya daun yang disukai sendiri.

Pada umumnya, kupu-kupu akan meletakkan telur di bagian bawah daun atau bagian ujung. Telur satu ini memiliki ukuran yang sangat kecil dan biasanya juga warnanya putih.

Telur kupu-kupu menetas dalam kurun waktu 3 hingga 5 hari saat keluar, mereka membuat lubang ukuran kecil yang ada di telur tersebut. Fase kedua adalah fase larva atau ulat.

Larva sendiri merupakan sebutan dari ulat kupu-kupu. Di tahap satu ini tentu banyak orang akan merasa jijik melihatnya.

Ulat di tiap harinya akan memakan daun dan punya pertumbuhan sangat cepat. Pada masa pertumbuhannya, ukuran ulat melebihi ukuran kulitnya sendiri.

√ Metamorfosis Kupu Kupu Beserta Proses dan Perilakunya
pasberita.com

Fase ketiga adalah fase kepompong atau pupa dimana pada fase ini punya struktur kulit halus, keras, dan warnanya coklat dan hijau.

Ini menjadi bentuk dari kamuflase di lingkungan sekitar. Biasanya proses ini akan memakan waktu 7 hingga 20 hari tergantung dari spesiesnya. Metamorfosis kupu-kupu yang terakhir adalah fase kupu-kupu atau imago.

Setelah berlalu dari menjadi kepompong akan jadi kupu-kupu saat keluar pertama kali, kepompong sayap dari kupu-kupu akan terlihat sangat kecil, kusut, basah dan juga menempel pada cangkang kepompong.

√ Metamorfosis Kupu Kupu Beserta Proses dan Perilakunya
thephotograph.co.id

Cairan basah ini berfungsi untuk membantu dalam pembesaran tubuh dan juga sayap yang ada di kupu-kupu. Cairan ini disebut sebagai cairan hemolymph . Kupu-kupu merangkak ke atas dahan untuk pertama kali.

Untuk membuat tubuh dari kupu-kupi ini kering dan sayapnya juga dapat berfungsi dengan baik hal ini harus dilakukan. Kupu-kupu dewasa juga akan mencari bunga untuk diserap sarinya pada saat masa pertumbuhannya.

Selain metamorfosis kupu kupu, kita juga harus memahami perilaku dari kupu-kupu itu sendiri. Kupu-kupu betina akan siap kawin setelah 5 hingga 6 hari jadi kepompong.

Kupu-kupu sendiri jarang sekali ada di malam hari karena termasuk hewan yang aktifnya hanya di siang hari.

Hewan satu ini dapat terbang di ketinggian hingga 2 meter tergantung dari besar sayap yang kupu-kupu itu miliki.

Untuk mencari makan, kupu-kupu terbang sendiri jadi jika ada yang melihat kupu-kupu terbang secara bersamaan, berarti itu pertanda jika mereka tengah memulai fase reproduksi.

Jadi itulah tadi proses panjang dari kupu-kupu yang dimulai dari larva, ulat hingga menjadi kupu-kupu yang indah. Semoga ulasan kali ini dapat bermanfaat bagi semua pembaca.

Keyword: Metamorfosis Kupu Kupu Beserta Proses dan Perilakunya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *